SEPUTAR NIPPON
MASA KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
IDENTIFIKASI MASA AWAL KEDATANGAN JEPANG MELALUI GARIS WAKTU
FAKTOR PENYEBAB JAPAN MELAKUKAN KOLONIALISME DAN IMPERALISME DI INDONESIA
A. KOLONIALISME
1. Menurut alan Bullock, kolonialisme adalah bentuk dari penerapan penegakan hukum yang tajam dan radikal terhadap suatu negara jajahannya. Secara mudah, para pelaku penjajahan biasanya melakukan penaklukan dengan pendekatan menggunakan cara yang baik agar rakyat negara jajahan mudah dipengaruhi.
1. INGIN MENGUASAI SDA DI ASIA TENGGARA
Pada tahun 1941 Amerika melakukan embargo minyak bumi ke jepang, saat itu jepang sangat membutuhkan minyak bumi untuk kebutuhan industri dan kebutuhan perang. Lalu pada 8 Desember 1941 jepang melancarkan serangan udara ke Amerika tepatnya di pearl harbour dan berhasil menghancurkan pertahanan militer Amerika serikat. Serangan jepang tak hanya di lancarkan ke pearl harbour, namun jepang juga melancarkan serangan nya ke Philipina dan Indonesia dengan tujuan mendapatkan cadangan logistik dan bahan industri perang seperti minyak bumi, timah, dan alumunium. Sebab cadangan SDA di Indonesia di perkirakan dapat memenuhi kebutuhan Jepang selama perang pasifik.
2. PERTUMBUHAN PENDUDUK JEPANG
Kepulauan Jepang yang terletak di lepas pantai timur benua Asia membentang seperti busur ramping sepanjang 3.800 km dengan luas total 377.815 km persegi, sedikit lebih luas dari Inggris, hanya sepersembilan dari luas Amerika Serikat. Sebelum Restorasi Meiji (1868) Jepang sepenuhnya menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian. Akan tetapi sejak modernisasi yang dijalankan oleh Kaisar Meiji, Jepang mulai mengembangkan insustri dalam negeri. Memasuki abad ke-20, Jepang telah tumbuh menjadi negara modern dan negara industri pertama di Asia.Tahun 1872 = 34,8 juta
Tahun 1920 = 55,4 uta
5. RETRIKSI (PEMBATASAN) IMIGRASI BANGSA JEPANG
Sejarah emigrasi bangsa Jepang dimulai pda tahun 1868 dengan keberangkatan kapal yang memuat para pemukim Jepang yang pertama ke Hawaii. Pada tahun-tahun selanjutnya, Amerika Serikat dan Amerika Latin menjadi tujuan yang disukai oleh para emigran bangsa Jepang. Dalam waktu 70 tahun sebelum Perang Dunia II, jumlah orang Jepang yang beremigrasi adalah sekitar 700.000.
6. SEMBOYAN HAKKO ICHIU
Mayoritas penduduk jepang beragama shinto yang merupakan agama asli jepang. Dalam agama tersebut, ada sebuah ajaran yang membuat mereka terbersit untuk menjadi negara imperialis. Yakni adanya ajaran Hakko I Chiu dimana dalam ajaran tersebut, mereka meyakini bahwa seluruh bangsa di dunia ini adalah keluarga dengan jepang sebagai kepala keluarganya. Ajaran ini membuat niatan jepang dan tekad jepang menjadi negara imperialis sangat kuat.
Hakko Ichiu berarti Delapan Penjuru Dunia Di Bawah Satu Atap. Satu atap yang dimaksud adalah di bawah Kekaisaran Jepang. Ketika paham fasisme dan ultranasionalisme mulai merebak di kalangan militer dan politisi Jepang pada 1920-an, mereka percaya bahwa ras mereka jauh lebih mulia dibanding yang lainnya. Oleh sebab itu, mereka merasa berhak meluaskan kekuasaan Jepang ke negara lain.
Paham inilah yang kemudian disebut dengan Hakko Ichiu, yang digunakan Jepang untuk menguasai negara lain, termasuk Indonesia. Berbekal semboyan Hakko Ichiu, Jepang semakin terdorong untuk melakukan ekspansi. Terlebih lagi, angkatan bersenjatanya pun kuat dan banyak, sehingga Jepang semakin percaya diri untuk melakukan ekspansi ke negara lain. Sejak saat itu, Jepang berhasil mengikuti jejak Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Jerman, dan Rusia, sebagai negara imperialis.
7. TERJADINYA KELAPARAN DI NEGERI JEPANG
Semenjak jepang mulai kembali keluar ke dunia internasional dengan menghapuskan politik isolasi oleh Kaisar Meiji yang kita kenal dengan Restorasi Meiji, jepang sangat banyak belajar dari kemajuan negara amerika serikat yang merupakan negara yang membantu penghapusan politik isolasi. Dengan adanya semangat jepang untuk bisa memperoleh kemajuan seperti Amerika Serikat, jepang banyak meniru amerika di berbagai bidang, termasuk dalam bidang industri. Dengan semangat yang kuat, secara perlahan jepang bisa menjadi negara industri seperti amerika.
Waktu terus berjalan, kehidupan industri jepang berkembang dengan sangat pesat yang membuat banyaknya lokasi hijau diubah menjadi lokasi industri, sementara wilayah jepang terbilang sempit. Hal ini menyebabkan mereka mengalami krisis pangan dikarenakan hilangnya sebagian besar lahan produksi pangan. Akhirnya terjadilah bahaya kelaparan yang menjangkit seluruh wilayah jepang.
Di sisi lain, korea, negara tetangga jepang merupakan negara yang subur dengan sumber pangan yang melimpah. Dengan adanya bahaya kelaparan yang terjadi, jepang melakukan sejumlah impor bahan pangan dari negara korea. Namun, pastinya tidaklah mungkin suatu negara melakukan impor dalam jumlah besar secara terus menerus dikarenakan akan membuat kerugian bagi negara. Akhirnya terbesitlah pikiran jepang untuk bisa menguasai korea dengan menjadi negara imperialis agar warga negara mereka tidak lagi terkena bahaya kelaparan.
8. JEPANG BUTUH LAHAN PASAR DAN LAHAN PENANAMAN MODAL
Dikarenakan jepang merupakan negara industri. Tentu mereka butuh lahan pasar untuk memasarkan hasil produksinya. Jika mereka hanya memasarkan kepada warga mereka sendiri, apa gunanya menjadikan negara sebagai negara industri. Di samping itu, kita semua tahu bahwa negeri China merupakan salah satu negeri dengan penduduk yang sangat banyak. Hal ini sangat cocok sekali apabila Jepang melakukan pemasaran terhadap penduduk China. Oleh sebab itulah Jepang berfikir bahwa jika mereka melakukan imperialisasi terhadap negeri China, mungkin saja mereka bisa memasarkan lebih hasil produksinya. Jepang pun terfikirkan akan jauhnya lokasi antara jepang dan china. Hal ini membuat adanya fikiran bahwa dengan mereka melakukan imperialisasi, mereka pun bisa turut menanamkan modal industri di negara tersebut.
9. ADANYA RESTORASI MEIJI
Kemunculan Jepang menjadi negara imperialis tidak dapat dilepaskan dari peristiwa Restorasi Meiji pada 1866-1869. Jepang merupakan negara kekaisaran yang seharusnya kekuasaan tertinggi berada di tangan kaisar. Namun, sejak abad ke-12, pemerintahan Jepang dijalankan oleh shogun atau panglima militer, sementara kaisar hanya semacam simbol. Selama pemerintahan keshogunan berkuasa, banyak terjadi ketidakpuasan dari rakyat yang kemudian menuntut pemulihan peran kaisar. Upaya pemulihan kekuasaan kaisar ini akhirnya dapat terwujud ketika Kaisar Matsuhito atau dikenal sebagai Kaisar Meiji, naik takhta. Pada akhir abad ke-19, Kaisar Meiji berhasil menggulingkan kekuasaan keshogunan dan berupaya memodernisasi Jepang melalui peristiwa Restorasi Meiji. Setelah restorasi, Jepang yang tadinya menutup diri dari negara asing, menjadi terbuka terhadap kehadiran asing.
Pemerintah militer Jepang di Indonesia menerapkan beberapa kebijakan dalam bidang ekonomi, antara lain sebagai berikut:
- Kegiatan ekonomi diarahkan untuk kepentingan perang maka seluruh potensi sumber daya alam dan bahan mentah digunakan untuk industri yang mendukung mesin perang. Jepang menyita seluruh hasil perkebunan, pabrik, bank, dan perusahaan milik pemerintah kolonial Hindia Belanda.
- Jepang menerapkan sistem pengawasan ekonomi secara ketat dengan sanksi pelanggaran yang sangat berat, dan mengendalikan harga untuk mencegah meningkatnya harga barang. Pengawasan perkebunan teh, kopi, karet, tebu dan sekaligus memonopoli penjualannya.
- Penanaman teh, kopi, dan tembakau dibatasi karena tidak langsung berkaitan dengan keperluan militer. Di sisi lain, Jepang menggalakkan penanaman padi, karet, kina, serta jarak untuk memenuhi kebutuhan perang.
- Menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki (memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang dengan otoriter). Konsekuensinya, semua aset negara dan kekayaan rakyat dikorbankan untuk kepentingan perang.
- Tahun 1944, Jepang mulai terdesak sehingga tuntutan akan kebutuhan bahan-bahan perang semakin meningkat. Pemerintah Jepang mengadakan kampanye penyerahan bahan pangan dan barang secara besar-besaran. Rakyat dibebankan menyerahkan sebagian besar bahan pangan kepada pemerintah dan desa.

sangat edukatif
BalasHapus